Hal tersebut sangat menyakitkan tante saya, karena di sana om saya akan mabuk-mabukan dan terkadang pulangnya bisa pada hari Minggu malam. Entahlah apa yang
Jumat, 29 Februari 2008
KUPERKOSA TANTEKU
Hal tersebut sangat menyakitkan tante saya, karena di sana om saya akan mabuk-mabukan dan terkadang pulangnya bisa pada hari Minggu malam. Entahlah apa yang
sugeng
Malam itu Sugeng (nama sebenarnya), mencoba mengecek pintu-pintu rumahnya sebelum dia tidur. Ini kebiasaan yang dialakukan setiap menjelang tidur. Setelah semua pintu rumah dicek, dia pun beranjak menuju kamarnya. Di depan pintu kamar Sulis (juga nama sebenarnya), Sugeng berhenti. Pintu kamar itu sedikit terbuka. Sugeng melihat sebentar. Hanya sebentar. Tapi inilah awalnya. Sekilah Sugeng melihat Sulis tertidur pulas dengan rok tersingkap, menampakkan kedua pahanya yang mulus.Sugeng berdesir. Gairahnya bangkit."Kakinya, kok, mulus dan putih. Apalagi sudah lama saya tidak `bergaul` dengan istri," gumam Sugeng, ayah empat anak. Dia terus menatap pemandangan indah di depannya.
Birahi telah membakarnya. Sudah lama dia tidak merasakan tempik istrinya. Kenapa ?Istrinya trauma berhubungan seks. Sugeng mendekati si anak. Dia mencoba membangunkannya dengan menguncang ujung kaki Sulis. Gadis ABG itu terbangun.
Senin, 25 Februari 2008
ISTRI PAMANKU YANG MENGGAIRAHKAN
ISTRI KAKAKKU YANG KESEPIAN
OH,NINA
NIKMATNYA TUBUH KELUARGAKU
SEJUKNYA ALAM PEGUNUNGAN
PELATIH RENANG YANG BEJAT

PENGALAMAN MUDAKU YANG MEYENANGKAN

HUBUNGAN TERLARANG

Ini adalah kisah pengalamanku yang sengaja aku beberkan untuk pertama kalinya. Sebut saja namaku Arman, aku sendiri tinggal di Bandung. Kejadian yang aku alami ini kalau tidak salah ingat, terjadi ketika aku akan lulus SMA pada tahun 1998. Sungguh sebelumnya aku tak menyangka bahwa aku akan meniduri adikku sendiri yang bernama Ratih. Dia termasuk anak yang rajin dan ulet, sebab dia adalah yang memasak dan mencuci pakaian sehari-hari. Ibuku adalah seorang pedagang kelontong di pasar, sedangkan ayahku telah lama meninggal. Entah mengapa Ibu tidak berniat untuk menikah lagi. Yang ibu lakukan setiap hari adalah sejak jam 4 subuh dia sudah pergi ke pasar dan pulang menjelang magrib, aku pun sekali-sekali pergi ke pasar untuk membantu beliau, itu pun kalau terpaksa sedang tidak punya uang. Sedangkan adikku
Senin, 18 Februari 2008
BI MINAH

Cerita ini terjadi 20 tahun yang lalu, ketika saya masih berusia 14 tahun dan duduk di bangku SMP kelas 3.Aku adalah anak seorang kepala stasiun kereta api di pinggiran kota Malang,Jawa timur. Ketika ayahku dipindah tugas ke Jawa Tengah, aku dan kakakku perempuan tidak bisa ikut pindah rumah, karena saya masih tahun terakhir di SMP, dan kakak perempuanku di kelas akhir SMA.Jadi,aku dan kakakku tetap tinggal di pinggiran kota Malang sambil ditemani seorang pembantu setia keluargaku, bibik Minah, seorang janda berumur sekitar 39 tahun, yang berkulit coklat dan bertubuh montok menggiurkan itu. Karena rumah yang ditempati keluargaku adalah rumah dinas, maka setelah ayahku pindah ke Jawa Tengah, rumah itu ditempati
INGE ANAK BOSKU

Senin, 11 Februari 2008
LIZA ADIK IPARKU

Usiaku sudah hampir mencapai kepala tiga, ya... sekitar 2 tahunan lagi lah. Aku tinggal bersama mertuaku yang sudah lama ditinggal mati suaminya akibat penyakit yang dideritanya. Dari itu istriku berharap aku tinggal di rumah supaya kami tetap berkumpul sebagai keluarga tidak terpisah. Di rumah itu kami tinggal 6 orang, ironisnya hanya aku dan anak laki-lakiku yang berumur 1 tahun berjenis kelamin cowok di rumah tersebut, lainnya cewek.Jadi... begini nih ceritanya. Awal September lalu aku tidak berkerja lagi karena mengundurkan diri. Hari-hari kuhabiskan di rumah bersama anakku, maklumlah ketika aku bekerja jarang sekali aku dekat dengan anakku tersebut. Hari demi hari kulalui tanpa ada ketakutan untuk stok kebutuhan bakal akan habis, aku cuek saja bahkan aku semakin terbuai
IBU KOSTKU KEKASIHKU

Saya ingin menceritakan pengalaman saya waktu masih kuliah semester lima di Bandung sekitar 4 tahun yang lalu. Nama saya sebut saja Iwan dan berasal dari Jakarta dan waktu itu saya kos di dekat daerah Dago. Tempat kosnya lumayan bagus dan ibu kos saya waktu itu berumur sekitar 28 tahun. Suaminya sudah meninggal karena kecelakaan lalu lintas dan dia belum sempat dikaruniai anak. Untuk membiayai kehidupan sehari-harinya dia bekerja di salah satu bank swasta di Bandung. Sebelumnya saya kos di daerah Cihampelas dan karena ribut dengan salah satu anak kos, saya coba cari tempat kos lain. Rumah kos baru ini saya ketahui dari salah seorang teman yang masih saudara sepupu ibu kos saya. Waktu pertama kali saya datang ke tempat kos, ibu kos saya (sebut saja namanya Rita) agak ragu-ragu karena dia sebenarnya berencana untuk menerima wanita. Maklum karena dia hanya tinggal sendiri ditemani seorang pembantu. Untung akhirnya Mbak
TANTE NITA
